Home

Profil

Satuan Kerja

Produk Hukum

Layanan Publik

Pusat Informasi

Survey IKM

ID EN

2017 10 09 Teleconference2

Jakarta, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta, Bambang Sumardiono, didampingi para Kepala Divisi, pejabat struktural dan pegawai Kantor Wilayah, hadir di aula lantai 4 Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta dalam rangka mengikuti teleconference bersama menteri Hukum dan HAM terkait tahapan Seleksi CPNS Kementerian Hukum dan HAM tahun 2017, 9 September 2017. Melalui Teleconference ini Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H. Laoly, di Graha Pengayoman terhubung dengan Kantor-kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM di seluruh Indonesia.

Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM Bambang Rantam Sariwanto membuka kegiatan ini dengan menguraikan hasil tahapan seleksi PNS tahun 2017 yang sedang berjalan dimana seleksi ini menggunakan sistem CAT (computer assisted test) sehingga hasil test yang diperoleh peserta langsung ditampilkan saat itu juga dan tidak bisa dirubah oleh siapapun.

"Pelaksanaan seleksi CPNS transparan jujur terbuka karena kita semua dipantau oleh masyarakat." kata Menteri Hukum dan HAM. Harus kita mencari orang yang tepat, "right man, on the right job, on the right place", lanjut Menteri,  "right place" maksudnya anak daerah sebagai penjaga tahanan di daerahnya. Khusus penjaga tahanan perlu berasal dari anak dari daerah atau propinsi itu karena akan menghadapi kultur budaya setempat dan karena ini juga mengapa formasi yang tidak cukup di suatu daerah terpaksa di penuhi dengan pemeringkatan. Lihat Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Permenpanrb) Nomor 24 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Permempanrb Nomor 22 Tahun 2017 tentang Nilai Ambang Batas Tes Kompetensi Dasar Seleksi CPNS tahun 2017 yang menyatakan penentuan kelulusan pada daerah atau wilayah yang tidak terpenuhi melalui ambang batas dipenuhi melalui pemeringkatan. Pemeringkatan ini dilihat dari hasil ujian CAT dan daftarnya sudah diumumkan. Khusus untuk  penjaga tahanan ini kata Menteri, "intelektualitas di atas rata-rata tidak perlu sampai jenius", kemudian kokoh, kekar, dan punya integritas. Pintar saja tapi tidak punya integritas akan merusak.

Jika ada yang berpikir bahwa sudah lulus CAT TKD sudah pasti diterima jadi CPNS, ternyata belum tentu. Lulus CAT saja belum tentu pasti diterima karena CAT TKD ini nilainya cuma 40 persen, jelas Menteri Hukum dan HAM, masih ada Seleksi Kompetensi Bidang Kesamaptaan, Pengamatan Fisik Keterampilan, kemudian kondisi psikologisnya atau emosi turut dinilai.  Fisik untuk menjaga tahanan itu perlu, integritas juga perlu. Menteri Hukum dan HAM memperingatkan "agar proses seleksi penerimaan CPNS ini harus benar-benar bersih".

Selanjutnya Menteri Hukum dan HAM berinteraksi melalui teleconference dengan para Kepala Kantor Wilayah untuk mengetahui bagaimana kondisi seleksi CPNS di setiap daerah.

Teleconference

 

Dokumentasi: Gustaf

 

 

Bagi para peserta seleksi CPNS yang telah lulus CAT TKD pantau terus pengumuman di website http://cpns.kemenkumham.go.id